arrow_back

Detail Skema

Ahli Muda Teknik Jembatan (Freshgraduate)

68/SSPTV/BNSP/XI/2025

Jenis Skema

Okupasi

Persyaratan

  1. Calon lulusan dan/atau lulusan (paling lama 2 (dua) tahun) S1/ S1 Terapan/ D4 Terapan Program Studi Teknik Sipil Politeknik dan/atau Perguruan Tinggi Bidang Konstruksi
  2. Telah mengikuti kegiatan pemberian kompetensi tambahan sebanyak 32 jam dengan tambahan pelatihan jarak jauh SIBIMA Bidang Konstruksi.
  3. Telah selesai praktek kerja lapangan/magang pada subklasifikasi Jembatan.

Unit

  1. F.42ATJ01.001.2 - Menerapkan Komunikasi di Tempat Kerja

    1.1.1 Informasi yang terkait dengan tugas baik verbal maupun tulisan diidentifikasi untuk memastikan berasal dari sumber yang benar.
    1.1.2 Pertanyaaan disampaikan untuk memperoleh informasi tambahan dan pemahaman terhadap instruksi yang diberikan sesuai prosedur.
    1.1.3 Media penyampaian informasi dipilih sesuai dengan prosedur
    1.2.1 Jadwal koordinasi disusun sesuai dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan.
    1.2.2 Materi koordinasi dibuat sesuai dengan kebutuhan.
    1.2.3 Materi dipresentasikan pada unit-unit terkait.
    1.2.4 Koordinasi dengan pihak terkait dilakukan sesuai dengan jadwal.
    1.3.1 Tujuan kelompok kerja diidentifikasi berdasarkan sumber yang benar.
    1.3.2 Tugas dan tanggung jawab individu dalam kelompok kerja diidentifikasi untuk mencapai kinerja yang efektif dan efisien.
    1.3.3 Tugas dan tanggung jawab dalam kelompok kerja dilakukan sesuai dengan tujuan kelompok kerja.
  2. F.42ATJ01.002.2 - Membuat Pelaporan

    2.1.1 Laporan Pendahuluan disiapkan sesuai dengan ketentuan.
    2.1.2 Laporan antara disiapkan sesuai dengan ketentuan.
    2.1.3 Draf laporan akhir seluruh kegiatan teknik jembatan disusun sesuai kebutuhan.
    2.1.4 Laporan akhir disiapkan sesuai dengan draf yang sudah disusun dan direvisi.
    2.1.5 Laporan produk akhir disiapkan sesuai kebutuhan.
    2.2.1 Laporan harian dikendalikan berdasarkan hasil pekerjaan di lapangan.
    2.2.2 Laporan mingguan dan laporan bulanan disiapkan berdasarkan hasil pekerjaan di lapangan.
    2.3.1 Laporan bulanan disiapkan berdasarkan pekerjaan di lapangan.
    2.3.2 Laporan lain disusun sesuai dengan kebutuhan.
  3. F.42ATJ01.003.2 - Mengendalikan Pelaksanaan Survei Pendahuluan

    3.1.1 Tahapan pekerjaan diidentifikasi sesuai dengan jenis pekerjaan.
    3.1.2 Jumlah personil yang dibutuhkan dihitung berdasarkan tahapan pekerjaan yang direncanakan.
    3.1.3 Waktu pelaksanaan setiap pekerjaan direncanakan sesuai dengan tahapan pekerjaan
    3.1.4 Jadwal rencana kerja disusun sesuai dengan tahapan pekerjaan.
    3.2.1 Data primer dan data sekunder diidentifikasi jenis dan metode pengambilannya dengan meninjau lokasi jembatan.
    3.2.2 Survei pendahuluan dilaksanakan untuk menentukan posisi jembatan.
    3.2.3 Posisi/letak lokasi jembatan ditentukan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi sekitar lokasi.
    3.2.4 Dimensi, kelas pembebanan, dan tipe konstruksi jembatan ditentukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan
    3.2.5 Material dan tipe abutmen, pilar, pondasi, serta bangunan pengaman ditentukan berdasarkan karakteristik sungai dan/atau lokasi jembatan
    3.2.6 Prakiraan elevasi muka jembatan ditentukan berdasarkan Muka Air Banjir-MAB (banjir), Muka Air Normal MAN (normal) Muka Air Rendah-MAR (rendah) dan banjir terbesar yang pernah terjadi.
    3.2.7 Jumlah, letak, dan jenisnya quarry (sumber material) diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan.
    3.3.1 Jenis-jenis survei yang akan dilakukan diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan perancangan.
    3.3.2 Survei detail untuk pengumpulan data primer dilaksanakan sesuai prosedur.
    3.3.3 Pengambilan data sekunder dikoordinasikan dengan instansi terkait.
    3.3.4 Data hasil survei diperiksa keakuratan dan validasinya.
    3.4.1 Data geometrik, topografi, geoteknik, hidrolika, dan lingkungan diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan perancangan
    3.4.2 Data geometrik, topografi, geoteknik, hidrolika, dan lingkungan dievaluasi kesesuaiannya dengan perancangan.
    3.4.3 Data geometrik, topografi, geoteknik, hidrolika, dan lingkungan dianalisis untuk menentukan jenis dan tipe jembatan.
    3.4.4 Jenis dan tipe jembatan ditentukan berdasarkan analisis data.
    3.5.1 Data hasil survei lapangan disusun berdasarkan jenisnya.
    3.5.2 Gambar awal/sketsa rencana jembatan dibuat berdasarkan data hasil survei.
    3.5.3 Rekomendasi jenis dan tipe jembatan disusun berdasarkan data lapangan.
    3.5.4 Laporan hasil survei lapangan dibuat sesuai dengan format.
  4. F.42ATJ01.004.2 - Membuat Perencanaan Bangunan Jembatan Standar

    4.1.1 Jenis, sistem struktur, dan material jembatan diidentifikasi dan dianalisis berdasarkan data lapangan.
    4.1.2 Jenis, sistem struktur, dan material jembatan ditentukan berdasarkan kondisi lapangan.
    4.2.1 Data pendukung disiapkan untuk menghitung beban yang bekerja pada bangunan jembatan.
    4.2.2 Jenis-jenis beban yang bekerja pada bangunan jembatan diidentifikasi sesuai dengan kondisi.
    4.2.3 Beban yang bekerja pada bangunan dihitung sesuai dengan standar pembebanan jembatan.
    4.3.1 Data pendukung disiapkan berdasarkan kebutuhan dan kondisi lapangan
    4.3.2 Model struktur bangunan jembatan dibuat berdasarkan jenis, sistem struktur, dan bahan yang sudah ditentukan.
    4.3.3 Gaya-gaya dalam pada struktur jembatan dihitung dengan metode yang tepat.
    4.4.1 Data pendukung dan gaya-gaya dalam hasil analisis struktur disiapkan sesuai kebutuhan perancangan.
    4.4.2 Bangunan jembatan diidentifikasi sesuai dengan bahan dan sistem strukturnya.
    4.4.3 Bangunan jembatan dirancang berdasarkan bahan yang digunakan dan hasil analisis struktur sesuai dengan standar.
    4.4.4 Kekuatan dan stabilitas struktur jembatan diperiksa berdasarkan standar.
    4.4.5 Umur layan rencana bangunan direncanakan sesuai dengan material yang digunakan.
    4.4.6 Detail bangunan digambar sesuai dengan hasil perancangan.
    4.5.1 Metode pelaksanaan bangunan jembatan standar diidentifikasi sesuai dengan hasil perancangan.
    4.5.2 Metode pelaksanaan bangunan jembatan standar dianalisis berdasarkan kondisi lapangan.
    4.5.3 Metode pelaksanaan bangunan jembatan standar ditentukan berdasarkan efektifitas dan efisiensinya.
  5. F.42ATG01.005.2 - Membuat Perencanaan Bangunan Jembatan Non Standar

    5.1.1 Kelayakan sosial, lingkungan, dan ekonomi disusun sesuai dengan kebutuhan.
    5.1.2 Kelayakan teknik disusun sesuai dengan kondisi lapangan.
    5.1.3 Rekomendasi kelayakan pembangunan jembatan disusun berdasarkan dampak ekonomi, sosial, lingkungan, dan teknologi.
    5.2.1 Jenis, sistem struktur, dan bahan jembatan diidentifikasi berdasarkan data lapangan.
    5.2.2 Jenis, sistem struktur, dan bahan jembatan dipilih yang paling efektif dan efisien sesuai dengan kondisi lapangan.
    5.2.3 Jenis, sistem struktur, dan bahan jembatan ditentukan berdasarkan data lapangan.
    5.3.1 Data pendukung disiapkan untuk menghitung beban yang bekerja pada bangunan jembatan non standar.
    5.3.2 Jenis-jenis beban yang bekerja pada bangunan jembatan non standar diinventarisasi sesuai dengan kondisi.
    5.3.3 Beban-beban yang bekerja pada bangunan jembatan non standar dihitung sesuai dengan standar pembebanan jembatan.
    5.4.1 Data pendukung disiapkan berdasarkan kebutuhan dan kondisi lapangan.
    5.4.2 Model struktur bangunan jembatan non standar dibuat berdasarkan Jenis, sistem struktur, dan bahan yang sudah ditentukan.
    5.4.3 Gaya-gaya dalam pada struktur jembatan non standar dihitung dengan metode yang tepat.
    5.4.4 Gaya-gaya dalam hasil perhitungan diperiksa keakuratannya.
    5.4.5 Model jembatan (maket) diuji sesuai dengan gaya-gaya yang bekerja.
    5.5.1 Data pendukung dan gaya-gaya dalam hasil analisis struktur disiapkan sesuai kebutuhan perancangan.
    5.5.2 Bangunan jembatan diidentifikasi sesuai dengan bahan dan sistem strukturnya.
    5.5.3 Bangunan jembatan dirancang berdasarkan bahan yang digunakan dan hasil analisis struktur sesuai dengan standar.
    5.5.4 Kekuatan dan stabilitas struktur jembatan diperiksa berdasarkan standar.
    5.5.5 Umur layan rencana bangunan direncanakan sesuai dengan material yang digunakan.
    5.5.6 Detail bangunan digambar sesuai dengan hasil perancangan.
    5.6.1 Metode pelaksanaan bangunan jembatan standar diidentifikasi sesuai dengan hasil perancangan.
    5.6.2 Metode pelaksanaan bangunan jembatan standar dianalisis berdasarkan kondisi lapangan.
    5.6.3 Metode pelaksanaan bangunan jembatan standar ditentukan berdasarkan efektifitas dan efisiensinya.
  6. F.42ATJ01.006.2 - Melaksanakan Pekerjaan Konstruksi Jembatan

    6.1.1 Metode kerja dibuat sesuai tahapan pekerjaan yang akan dilaksanakan.
    6.1.2 Laporan penjaminan mutu disiapkan sesuai dengan standar yang ditentukan.
    6.1.3 Laporan penjaminan mutu dipresentasikan pada rapat pra pelaksanaan pekerjaan.
    6.2.1 Data primer dan data sekunder diidentifikasi jenis dan metode pengambilannya dengan meninjau lokasi jembatan.
    6.2.2 Pemeriksaan bersama dilakukan untuk menentukan posisi jembatan berdasarkan perencanaan teknis.
    6.2.3 Posisi/letak lokasi jembatan ditentukan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi sekitar lokasi.
    6.2.4 Survei detail dilakukan untuk pengumpulan data primer dilaksanakan sesuai prosedur.
    6.2.5 Data hasil survei diperiksa keakuratan dan validasinya.
    6.3.1 Data geometrik, topografi, geoteknik, hidrolika, dan lingkungan diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan perancangan.
    6.3.2 Data geometrik, topografi, geoteknik, hidrolika, dan lingkungan dievaluasi kesesuaiannya dengan perancangan.
    6.3.3 Data geometrik, topografi, geoteknik, hidrolika, dan lingkungan dianalisis untuk menentukan jenis dan tipe jembatan.
    6.3.4 Jenis dan tipe jembatan ditentukan berdasarkan analisis data.
    6.4.1 Data hasil survei lapangan disusun berdasarkan jenisnya.
    6.4.2 Gambar awal/sketsa rencana jembatan dibuat berdasarkan data hasil survei.
    6.4.3 Rekomendasi kaji ulang desain diusulkan jika didapat perbedaan antara perencanaan teknis dengan data lapangan.
    6.5.1 Gambar kerja disiapkan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
    6.5.2 Pekerjaan pembangunan jembatan dikendalikan pelaksanaannya seusai dengan gambar kerja dan laporan penjaminan mutu konstruksi
  7. F.42ATJ01.007.2 - Mengawasi Tercapainya Spesifikasi yang Disyaratkan untuk Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Jembatan

    7.1.1 Metode kerja pengawasan dibuat sesuai tahapan pekerjaan yang akan dilaksanakan
    7.1.2 Laporan penjaminan mutu disiapkan sesuai dengan norma, standar, prosedur, dan ketentuan yang telah ditetapkan.
    7.1.3 Laporan penjaminan mutu dipresentasikan pada rapat pra pelaksanaan pekerjaan.
    7.1.4 Laporan penjaminan mutu pelaksanaan pekerjaan konstruksi diperiksa berdasarkan spesifikasi teknis.
    7.1.5 Laporan penjaminan mutu pelaksanaan pekerjaan konstruksi diperiksa berdasarkan kesesuaian waktu pelaksanaannya
    7.2.1 Data primer dan data sekunder diidentifikasi jenis dan metode pengambilannya dengan meninjau lokasi jembatan.
    7.2.2 Pemeriksaan bersama dilakukan untuk menentukan posisi jembatan berdasarkan perencanaan teknis.
    7.2.3 Posisi/letak lokasi jembatan ditentukan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi sekitar lokasi.
    7.2.4 Survei detail dilakukan untuk pengumpulan data primer dilaksanakan sesuai prosedur.
    7.2.5 Data hasil survei diperiksa keakuratan dan validasinya.
    7.3.1 Data geometrik, topografi, geoteknik, hidrolika, dan lingkungan diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan perancangan.
    7.3.2 Data geometrik, topografi, geoteknik, hidrolika, dan lingkungan dievaluasi kesesuaiannya dengan perancangan.
    7.3.3 Data geometrik, topografi, geoteknik, hidrolika, dan lingkungan dianalisis untuk menentukan jenis dan tipe jembatan.
    7.3.4 Jenis dan tipe jembatan ditentukan berdasarkan analisis data.
    7.4.1 Data hasil survei lapangan diperiksa susunannya berdasarkan jenisnya.
    7.4.2 Gambar awal/sketsa rencana jembatan diperiksa berdasarkan data hasil survei.
    7.4.3 Rekomendasi kaji ulang desain diperiksa jika didapat perbedaan antara perencanaan teknis dengan data lapangan.
    7.4.4 Rekomendasi kaji ulang desain disetujui jika desain yang lama tidak dapat diterapkan atau sulit untuk diterapkan
    7.4.5 Justifikasi teknis untuk re-design harus ditanda tanganin oleh ketiga belah pihak (konsultan perencana, pelaksana, pemilik).
    7.5.1 Gambar kerja diperiksa sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
    7.5.2 Pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan diawasi pelaksanaannya sesuai dengan laporan penjaminan mutu pelaksanaan konstruksi dan laporan penjaminan mutu pengawasan
    7.5.3 Pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    7.5.4 Pekerjaan pembangunan jembatan yang sudah dibuat diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi.
  8. F.42ATJ01.010.2 - Melaksanakan Pekerjaan Pemeriksaan Kondisi Jembatan

    8.1.1 Data jembatan dikumpulkan berdasarkan jenisnya
    8.1.2 Data elemen-elemen pembentuk jembatan diidentifikasi berdasarkan jenisnya
    8.1.3 Daftar simak elemen-elemen pembentuk jembatan disiapkan sesuai dengan detail perencanaan teknis yang digunakan.
    8.2.1 Rencana pekerjaan pemeriksaan rutin jembatan disusun sesuai dengan jenis jembatan.
    8.2.2 Daftar simak pemeriksaan rutin disiapkan sesuai dengan jenis jembatan
    8.2.3 Pekerjaan pemeriksaan rutin jembatan diawasi kesesuaiannya dengan data yang ada di Bridge Management System (BMS).
    8.2.4 Pemeriksaan rutin jembatan diperiksa hasilnya sesuai dengan daftar simak pemeriksaan rutin jembatan
    8.2.5 Jembatan disimpulkan kondisinya berdasarkan hasil pemeriksaan rutin
    8.3.1 Rencana pekerjaan pemeriksaan detail jembatan disusun sesuai dengan jenis jembatan
    8.3.2 Daftar simak pemeriksaan detail disiapkan sesuai dengan jenis jembatan
    8.3.3 Pekerjaan pemeriksaan detail jembatan diawasi prosedurnya.
    8.3.4 Pemeriksaan detail jembatan diperiksa hasilnya sesuai dengan daftar simak pemeriksaan detail jembatan
    8.3.5 Jembatan ditentukan nilai kondisinya berdasarkan hasil pemeriksaan detail
    8.4.1 Rencana pekerjaan pemeriksaan khusus jembatan disusun sesuai dengan jenis dan tingkat kerusakan jembatan.
    8.4.2 Daftar simak pemeriksaan khusus disiapkan sesuai dengan jenis dan tingkat kerusakan jembatan.
    8.4.3 Kondisi setiap elemen jembatan diperiksa secara khusus sesuai dengan prosedur.
    8.4.4 Kerusakan elemen jembatan diukur menggunakan peralatan khusus sesuai dengan kebutuhan.
    8.4.5 Jembatan dievaluasi kelayakan dan kelayanannya berdasarkan hasil pemeriksaan khusus.
    8.5.1 Peralatan monitoring digital jembatan diidentifikasi sesuai dengan jenis dan kebutuhannya.
    8.5.2 Peralatan monitoring digital jembatan dipasang pada bagian-bagian jembatan sesuai kebutuhan.
    8.5.3 Data hasil monitoring jembatan dianalisis sesuai dengan kondisi lapangan.
    8.5.4 Data hasil monitoring digunakan untuk justifikasi tindak lanjut penanganan jembatan
  9. F.42ATJ01.011.2 - Melaksanakan Pekerjaan Pemeliharaan Jembatan

    9.1.1 Rencana pekerjaan pemeliharaan rutin jembatan dikoordinasikan dengan pihak pihak terkait.
    9.1.2 Pekerjaan pengecatan sederhana pada sandaran jembatan dan parapet diawasi pelaksanaannya sesuai dengan prosedur.
    9.1.3 Pekerjaan pemeliharaan permukaan lantai kendaraan berupa penambalan lubang-lubang dan perbaikan kerusakan lapisan aspal pada jembatan dan jalan pendekat diawasi pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi.
    9.1.4 Pekerjaan membersihan jembatan secara umum (membersihkan tanah, kerikil, pasir dan sebagainya dari tempat-tempat yang mengotori elemen-elemen jembatan) diawasi pelaksanaannya sesuai dengan standar
    9.1.5 Pekerjaan membuang tumbuh-tumbuhan liar dan sampah terutama pada daerah perletakan jembatan, expansion joint, abutment jembatan dan daerah sekitarnya, serta membersihkan sampah di bagian aliran sungai diawasi pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi.
    9.1.6 Pekerjaan membersihkan dan melancarkan drainase diawasi pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi.
    9.1.7 Pekerjaan pemeliharaan rutin jembatan diperiksa hasilnya sesuai dengan standar dan spesifikasi
    9.2.1 Rencana pekerjaan pemeliharaan berkala jembatan dikoordinasikan dengan pihak pihak terkait.
    9.2.2 Pekerjaan pengecatan ulang pada komponen jembatan diawasi pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi.
    9.2.3 Pekerjaan penggantian lapis permukaan (aspal) di atas lantai jembatan, ketebalan lapis perkerasan aspal tidak boleh melebihi tebal 5 cm diawasi pelaksanaannya sesuai dengan standar.
    9.2.4 Pekerjaan pemeliharaan peletakan/landasan diawasi pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi.
    9.2.5 Pekerjaan penggantian expansion joint diawasi pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi.
    9.2.6 Pekerjaan penggantian bagian-bagian elemen jembatan diawasi pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi.
    9.2.7 Pekerjaan perawatan bagian-bagian yang bergerak diawasi pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi.
    9.2.8 Pekerjaan memperkuat bagian struktural diawasi pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi.
    9.2.9 Pekerjaan memperbaiki tebing yang longsor karena erosi diawasi pelaksanaannya sesuai dengan pedoman.
    9.2.10 Pekerjaan pembersihan jembatan secara keseluruhan diawasi pelaksanaannya sesuai dengan standard dan spesifikasi.
    9.2.11 Pekerjaan perbaikan tiang dan sandaran diawasi pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi.
    9.2.12 Pekerjaan pemeliharaan berkala jembatan diperiksa hasilnya sesuai dengan standar dan spesifikasi.
  10. F.42ATJ01.012.2 - Melaksanakan Pekerjaan Rehabilitasi Jembatan

    10.1.1 Data kondisi jembatan dianalisis sesuai dengan hasil pemeriksaan di lapangan.
    10.1.2 Jembatan yang akan direhabilitasi dibuat perancangan rehabilitasi sesuai hasil pemeriksaan
    10.1.3 Gambar kerja rehabilitasi jembatan dibuat sesuai dengan hasil perancangan rehabilitasinya.
    10.1.4 Pelaksanaan rehabilitasi jembatan disusun spesifikasinya sesuai gambar kerja rehabilitasi.
    10.1.5 Sumber daya rehabilitasi jembatan ditentukan jenis dan jumlahnya sesuai kebutuhan
    10.1.6 Jadwal waktu pelaksanan rehabilitasi jembatan dibuat berdasarkan gambar kerja rehabilitasi.
    10.1.7 Metode pelaksanaan rehabilitasi jembatan ditentukan sesuai dengan kondisi lapangan
    10.1.8 Dokumen lelang rehabilitasi jembatan dibuat sesuai dengan perancangan.
    10.2.1 Jembatan sementara dirancang sesuai dengan kondisi lalu lintas.
    10.2.2 Gambar rancangan jembatan sementara dibuat sesuai dengan hasil perhitungan.
    10.2.3 Rencana pekerjaan pembangunan jembatan sementara dikoordinasikan dengan pihak pihak terkait.
    10.2.4 Pembangunan jembatan sementara diawasi kesesuaiannya dengan gambar kerja.
    10.2.5 Pekerjaan pembangunan jembatan sementara diperiksa hasilnya sesuai dengan spesifikasi
    10.3.1 Lokasi pekerjaan perbaikan dan penggantian elemen jembatan disiapkan sesuai dengan kebutuhan.
    10.3.2 Sumber daya untuk perbaikan dan penggantian jembatan ditentukan jenis dan jumlahnya sesuai kebutuhan.
    10.3.3 Peralatan perbaikan dan penggantian elemen jembatan diperiksa kelengkapannya sesuai kebutuhan.
    10.3.4 Pekerjaan perbaikan elemen jembatan dengan bahan beton diawasi pelaksanaannya sesuai prosedur.
    10.3.5 Pekerjaan penanganan terhadap hilangnya kemampuan bergeraknya landasan jembatan diawasi pelaksanaannya sesuai prosedur.
    10.3.6 Pekerjaan perbaikan sambungan siar muai jembatan diawasi pelaksanaannya.
    10.3.7 Pekerjaan perbaikan elemen baja pada jembatan baja diawasi pelaksanaannya.
    10.3.8 Pekerjaan penggantian kabel jembatan gantung yang aus diawasi metode dan pelaksanaannya sesuai dengan prosedur.
    10.3.9 Pekerjaan perbaikan sistem struktur jembatan menjadi sistem struktur menerus diawasi pelaksanaannya.
    10.3.10 Pekerjaan perbaikan daerah aliran sungai, bangunan pengaman gerusan dan daerah timbunan diawasi pelaksanaannya.
    10.3.11 Pekerjaan perbaikan dan perlindungan timbunan pada oprit jembatan diawasi pelaksanaannya.
    10.3.12 Pekerjaan perkuatan jembatan diawasi pelaksanaannya.
    10.3.13 Rehabilitasi jembatan diawasi pelaksanaannya sesuai dengan standard dan spesifikasi.
    10.3.14 Pekerjaan rehabilitasi jembatan dievaluasi hasilnya sesuai dengan standar dan spesifikasi