arrow_back

Detail Skema

Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung (Freshgraduate)

67/SSPTV/BNSP/XI/2025

Jenis Skema

Okupasi

Persyaratan

  1. Calon lulusan dan/atau lulusan (paling lama 2 (dua) tahun) S1/ S1 Terapan/ D4 Terapan Program Studi Teknik Sipil/ Pendidikan Teknik Sipil/Bangunan Politeknik dan/atau Perguruan Tinggi Bidang Konstruksi
  2. Telah mengikuti kegiatan pemberian kompetensi tambahan sebanyak 32 jam dengan tambahan pelatihan jarak jauh SIBIMA Bidang Konstruksi.
  3. Telah selesai praktek kerja lapangan/magang pada subklasifikasi Gedung

Unit

  1. F.410140.001.01 - Menerapkan Komunikasi di Tempat Kerja

    1.1.1 Informasi yang terkait dengan tugas baik verbal maupun tulisan diidentifikasi untuk memastikan berasal dari sumber yang benar.
    1.1.2 Pertanyaaan disampaikan untuk memperoleh informasi tambahan dan pemahaman terhadap instruksi yang diberikan sesuai prosedur.
    1.1.3 Media penyampaian informasi dipilih sesuai dengan prosedur.
    1.2.1 Jadwal koordinasi disusun sesuai dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan.
    1.2.2 Materi koordinasi dibuat sesuai dengan kebutuhan.
    1.2.3 Materi disampaikan pada unit-unit terkait
    1.2.4 Koordinasi dengan pihak terkait dilakukan sesuai dengan jadwal
    1.3.1 Tujuan kelompok kerja diidentifikasi berdasarkan sumber yang benar
    1.3.2 Tugas dan tanggung jawab individu dalam kelompok kerja diidentifikasi untuk mencapai kinerja yang efektif dan efisien
    1.3.3 Tugas dan tanggung jawab dalam kelompok kerja dilakukan sesuai dengan tujuan kelompok kerja.
  2. F.410140.003.01 - Membuat Perancangan Struktur Atas Bangunan Gedung Bertingkat Rendah

    2.6.1 Jadwal koordinasi dengan pihak terkait disusun sesuai dengan kebutuhan.
    2.6.2 Bahan rapat koordinasi dengan pihak terkait disiapkan sesuai dengan materi koordinasi.
    2.6.3 Koordinasi dengan pihak terkait dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.
    2.7.1 Jenis, sistem struktur, dan material struktur atas bangunan gedung bertingkat rendah diidentifikasi sesuai dengan data lapangan.
    2.7.2 Jenis, sistem struktur, dan material struktur atas bangunan gedung bertingkat rendah dianalisis sesuai dengan kondisi lapangan
    2.7.3 Jenis, sistem struktur, dan material struktur atas bangunan gedung bertingkat rendah ditentukan berdasarkan kondisi lapangan.
    2.8.1 Data pendukung disiapkan untuk menghitung beban-beban yang bekerja pada struktur atas gedung bertingkat rendah.
    2.8.2 Jenis-jenis beban yang bekerja pada struktur atas diidentifikasi sesuai dengan kondisi gedung yang akan dibangun.
    2.8.3 Beban yang bekerja pada bangunan atas dihitung sesuai dengan standar pembebanan bangunan gedung.
    2.9.1 Data pendukung disiapkan berdasarkan kebutuhan dan kondisi lapangan
    2.9.2 Model struktur atas bangunan gedung dibuat berdasarkan jenis, sistem struktur, dan bahan yang sudah ditentukan
    2.9.3 Gaya dalam pada struktur atas bangunan gedung dihitung dengan metode yang tepat
    2.9.4 Gaya dalam hasil perhitungan diperiksa sesuai dengan model struktur.
    2.10.1 Data pendukung dan gaya dalam hasil analisis struktur disiapkan sesuai dengan kebutuhan perancangan.
    2.10.2 Struktur rangka atap diidentifikasi sesuai dengan bahan dan sistem strukturnya.
    2.10.3 Struktur rangka atap dirancang berdasarkan bahan yang digunakan dan hasil analisis struktur sesuai dengan standar.
    2.10.4 Kekuatan dan stabilitas struktur rangka atap diperiksa sesuai dengan standar.
    2.10.5 Sketsa hasil perancangan atap dibuat sesuai dengan hasil perhitungan.
    2.1.1 Data pendukung untuk membuat perancangan pelat lantai disiapkan sesuai dengan kebutuhan perancangan.
    2.1.2 Mutu bahan pelat lantai ditentukan sesuai dengan standar.
    2.1.3 Tebal pelat lantai didesain sesuai dengan standar.
    2.1.4 Penulangan pelat lantai dihitung sesuai dengan beban-beban yang bekerja
    2.1.5 Kekuatan dan stabilitas pelat lantai diperiksa sesuai dengan standar.
    2.1.6 Sketsa hasil perancangan pelat lantai dibuat sesuai dengan hasil perhitungan.
    2.2.1 Data pendukung untuk membuat perancangan balok disiapkan sesuai dengan kebutuhan perancangan.
    2.2.2 Struktur balok diidentifikasi sesuai dengan bahan dan sistem strukturnya.
    2.2.3 Mutu bahan balok ditentukan sesuai dengan material yang digunakan
    2.2.4 Balok dirancang berdasarkan bahan yang digunakan dan hasil analisis struktur sesuai dengan standar.
    2.2.5 Kekuatan dan stabilitas balok diperiksa sesuai dengan standar
    2.2.6 Sketsa hasil perancangan balok dibuat sesuai dengan hasil perhitungan
    2.3.1 Data pendukung untuk membuat perancangan kolom disiapkan sesuai dengan kebutuhan perancangan
    2.3.2 Struktur kolom diidentifikasi sesuai dengan bahan dan sistem strukturnya.
    2.3.3 Mutu bahan kolom ditentukan sesuai dengan material yang digunakan.
    2.3.4 Kolom dirancang berdasarkan bahan yang digunakan dan hasil analisis struktur sesuai dengan standar.
    2.3.5 Kekuatan dan stabilitas kolom diperiksa sesuai dengan standar.
    2.3.6 Sketsa hasil perancangan kolom dibuat sesuai dengan hasil perhitungan.
    2.4.1 Metode pelaksanaan struktur atas bangunan bertingkat rendah diidentifikasi sesuai dengan hasil perancangan.
    2.4.2 Metode pelaksanaan struktur atas bangunan bertingkat rendah dipilih yang paling efektif dan efisien
    2.4.3 Metode pelaksanaan struktur atas bangunan bertingkat rendah ditentukan berdasarkan kondisi lapangan.
    2.5.1 Data untuk membuat laporan disiapkan sesuai dengan kebutuhan.
    2.5.2 Kriteria dan dasar perancangan struktur atas bangunan gedung disusun dalam laporan akhir sebagai dasar melakukan perancangan struktur.
    2.5.3 Perhitungan beban yang bekerja dan hasil analisis struktur atas bangunan gedung dibuat sesuai dengan kondisi gedung.
    2.5.4 Hasil perhitungan perancangan struktur atas bangunan gedung dibuat sesuai dengan kondisi gedung.
    2.5.5 Gambar detail hasil perancangan struktur atas disusun dalam laporan perancangan
    2.5.6 Laporan hasil perancangan struktur atas disusun sesuai dengan format yang telah ditentukan.
  3. F.410140.005.01 - Membuat Perancangan Pondasi Dangkal

    3.1.1 Jadwal koordinasi dengan pihak terkait disusun sesuai dengan kebutuhan.
    3.1.2 Bahan rapat koordinasi dengan dan pihak terkait disiapkan sesuai dengan materi koordinasi.
    3.1.3 Koordinasi dengan pihak terkait dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.
    3.2.1 Data hasil uji laboratorium tanah diidentifikasi sesuai kebutuhan perancangan pondasi dangkal.
    3.2.2 Data tanah dianalisis sesuai dengan kondisi lapangan
    3.2.3 Daya dukung tanah dihitung sesuai dengan standar.
    3.2.4 Data tanah hasil analisis diperiksa keakuratannya sesuai dengan standar.
    3.3.1 Data pendukung disiapkan untuk menghitung beban-beban yang bekerja pada pondasi dangkal.
    3.3.2 Jenis-jenis beban yang bekerja pada pondasi dangkal diidentifikasi sesuai dengan fungsi gedung yang akan dibangun.
    3.3.3 Beban-beban yang bekerja pada pondasi dangkal dihitung sesuai dengan standar pembebanan bangunan gedung.
    3.4.1 Data pendukung disiapkan berdasarkan kebutuhan dan kondisi lapangan
    3.4.2 Model struktur pondasi dangkal dibuat sesuai dengan kondisi gedung yang akan dibangun.
    3.4.3 Gaya dalam pada pondasi dangkal dihitung dengan metode yang tepat.
    3.4.4 Gaya dalam hasil perhitungan diperiksa sesuai pemodelan struktur.
    3.5.1 Data tanah dan gaya dalam disiapkan sesuai dengan kebutuhan perancangan
    3.5.2 Mutu beton dan tulangan ditentukan sesuai dengan standar.
    3.5.3 Tebal pondasi dangkal didesain sesuai dengan standar.
    3.5.4 Penulangan pondasi dangkal dihitung sesuai dengan beban-beban yang bekerja.
    3.5.5 Kekuatan pondasi dangkal diperiksa sesuai dengan standar.
    3.5.6 Sketsa hasil perancangan pondasi dangkal dibuat sesuai dengan hasil perhitungan
    3.6.1 Data untuk membuat laporan disiapkan sesuai dengan kebutuhan.
    3.6.2 Kriteria dan dasar perancangan pondasi dangkal disusun dalam laporan akhir sebagai dasar melakukan perancangan struktur.
    3.6.3 Perhitungan beban yang bekerja dan hasil analisis struktur pondasi dangkal dibuat sesuai dengan kondisi gedung.
    3.6.4 Hasil perhitungan perancangan pondasi dangkal dibuat sesuai dengan kondisi gedung.
    3.6.5 Gambar detail hasil perancangan pondasi dangkal disusun dalam laporan perancangan
    3.6.6 Laporan hasil perancangan pondasi dangkal disusun sesuai dengan format yang telah ditentukan
  4. F.410140.008.01 - Membuat Perancangan Gambar Struktur

    4.1.1 Jadwal koordinasi dengan pihak terkait disusun sesuai dengan kebutuhan untuk menentukan sistem pada gedung.
    4.1.2 Bahan rapat koordinasi dengan pihak terkait disiapkan sesuai dengan materi koordinasi.
    4.1.3 Koordinasi dengan pihak terkait dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.
    4.2.1 Data yang diperlukan untuk membuat gambar rencana struktur dikoordinir persiapannya sesuai dengan gambar Standar dan hasil perancangan.
    4.2.2 Gambar rencana struktur bangunan gedung dikendalikan pelaksanaannya sesuai dengan tata cara pembuatan gambar desain.
    4.2.3 Gambar rencana struktur didokumentasikan sesuai kebutuhan dokumen tender
    4.3.1 Data yang diperlukan untuk membuat gambar detail dikoordinir persiapannya sesuai dengan gambar standar dan hasil perancangan.
    4.3.2 Gambar detail struktur bangunan gedung dikoordinir pelaksanaannya sesuai dengan tata cara pembuatan gambar desain
    4.3.3 Gambar detail didokumentasikan sesuai kebutuhan dokumen tender
  5. F.410140.022.01 - Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Struktur Bawah Bangunan Gedung

    5.1.1 Jadwal koordinasi dengan pihak terkait disusun sesuai dengan kebutuhan.
    5.1.2 Bahan rapat koordinasi dengan pihak terkait disiapkan sesuai dengan materi koordinasi.
    5.1.3 Koordinasi dengan pihak terkait dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.
    5.2.1 Gambar pelaksanaan (shop drawing) struktur bawah diidentifikasi sesuai jenis pekerjaan
    5.2.2 Gambar pelaksanaan (shop drawing) struktur bawah diperiksa sesuai dokumen kontrak
    5.2.3 Rekomendasi izin pelaksanaan pekerjaan struktur bawah dibuat sesuai dengan ketentuan.
    5.3.1 Metode pelaksanaan pekerjaan struktur bangunan gedung diidentifikasi sesuai jenis pekerjaan.
    5.3.2 Metode pelaksanaan pekerjaan pondasi dianalisis sesuai kondisi lapangan.
    5.3.3 Metode pelaksanaan pekerjaan pondasi bangunan gedung diperiksa sesuai kondisi lapangan.
    5.4.1 Gambar pelaksanaan struktur pondasi diperiksa kesesuaiannya dengan dokumen kontrak
    5.4.2 Peralatan dan personel diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan.
    5.4.3 Material yang digunakan untuk pondasi diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    5.4.4 Pengukuran penetapan posisi dan level pondasi bangunan gedung diawasi pelaksanaanya sesuai dengan gambar kerja
    5.4.5 Pekerjaan pondasi diawasi pelaksanaannya sesuai dengan metode kerja yang disetujui.
    5.4.6 Pengujian daya dukung pondasi (loading test) diawasi pelaksanaannya sesuai dengan standar.
    5.5.1 Gambar pelaksanaan pile cap diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak.
    5.5.2 Peralatan dan personel diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan
    5.5.3 Material yang digunakan untuk pile cap diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    5.5.4 Pekerjaan bekisting pile cap diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    5.5.5 Penulangan pile cap diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja
    5.5.6 Pekerjaan pengecoran pile cap diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    5.5.7 Hasil pekerjaan pile cap diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    5.6.1 Gambar pelaksanaan lantai basement diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak.
    5.6.2 Peralatan dan personel diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan.
    5.6.3 Material yang digunakan untuk lantai basement diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    5.6.4 Pekerjaan bekisting lantai basement diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    5.6.5 Penulangan lantai basement diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    5.6.6 Pekerjaan pengecoran lantai basement diawasi pelaksanaannya sesuai dengangambar kerja.
    5.6.7 Hasil pekerjaan lantai basement diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    5.7.1 Gambar pelaksanaan dinding basement diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak
    5.7.2 Peralatan dan personel diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan
    5.7.3 Material yang digunakan untuk dinding basement diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    5.7.4 Pekerjaan bekisting dinding basement diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja
    5.7.5 Penulangan dinding basement diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    5.7.6 Pekerjaan pengecoran dinding basement diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    5.7.7 Hasil pekerjaan dinding basement diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    5.8.1 Data untuk membuat dokumen rekaman pelaksanaan disiapkan sesuai dengan kebutuhan.
    5.8.2 Proses pelaksanaan pekerjaan struktur bawah didokumentasikan sesuai dengan kondisi lapangan pada saat proses konstruksi.
    5.8.3 Dokumen rekaman pelaksanaan pekerjaan struktur bawah dibuat sesuai dengan pelaksanaan di lapangan
    5.9.1 Data untuk membuat laporan kemajuan/progres pekerjaan struktur bawah disiapkan sesuai dengan kebutuhan.
    5.9.2 Laporan harian, laporan mingguan, dan laporan bulanan dibuat sesuai dengan pelaksanaan di lapangan.
    5.9.3 Perubahan-perubahan yang terjadi pada saat pelaksanaan pekerjaan struktur bawah dilaporkan sesuai dengan kondisi lapangan.
    5.9.4 Laporan progres pekerjaan struktur bawah dibuat sesuai dengan data pelaksanaan di lapangan.
  6. F.410140.023.01 - Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Struktur Atas Baja Bangunan Gedung

    6.1.1 Jadwal koordinasi dengan pihak terkait disusun sesuai dengan kebutuhan.
    6.1.2 Bahan rapat koordinasi dengan pihak terkait disiapkan sesuai dengan materi koordinasi.
    6.1.3 Koordinasi dengan pihak terkait dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan
    6.2.1 Gambar pelaksanaan (shop drawing) struktur atas diidentifikasi sesuai dengan jenis pekerjaan.
    6.2.2 Gambar pelaksanaan (shop drawing) struktur atas diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak.
    6.2.3 Rekomendasi izin pelaksanaan pekerjaan struktur atas dibuat sesuai dengan ketentuan.
    6.3.1 Metode pelaksanaan pekerjaan struktur atas bangunan gedung diidentifikasi sesuai dengan jenis pekerjaan.
    6.3.2 Metode pelaksanaan pekerjaan struktur atas dianalisis sesuai dengan kondisi lapangan
    6.3.3 Metode pelaksanaan pekerjaan struktur atas diperiksa sesuai dengan kondisi lapangan
    6.4.1 Gambar pelaksanaan kolom diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak.
    6.4.2 Peralatan dan tenaga kerja diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan.
    6.4.3 Material yang digunakan untuk kolom diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    6.4.4 Pekerjaan kolom baja diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja
    6.4.5 Hasil pekerjaan kolom baja diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    6.5.1 Gambar pelaksanaan balok diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak.
    6.5.2 Peralatan dan personel diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan.
    6.5.3 Material yang digunakan untuk balok diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    6.5.4 Pekerjaan balok baja diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    6.5.5 Hasil pekerjaan balok baja diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis
    6.5.6 Hasil pekerjaan dinding basement diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    6.6.1 Gambar pelaksanaan rangka atap diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak.
    6.6.2 Peralatan dan personel diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan.
    6.6.3 Material yang digunakan untuk rangka atap diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis
    6.6.4 Pekerjaan rangka atap diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    6.6.5 Hasil pekerjaan rangka atap diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    6.7.1 Data untuk membuat dokumen rekaman pelaksanaan disiapkan sesuai dengan kebutuhan.
    6.7.2 Proses pelaksanaan pekerjaan struktur atas didokumentasikan sesuai dengan kondisi lapangan pada saat proses konstruksi.
    6.7.3 Dokumen rekaman pelaksanaan pekerjaan struktur atas dibuat sesuai dengan pelaksanaan di lapangan.
    6.8.1 Data untuk membuat laporan kemajuan/progres pekerjaan struktur atas disiapkan sesuai dengan kebutuhan
    6.8.2 Laporan harian, laporan mingguan, dan laporan bulanan dibuat sesuai dengan pelaksanaan di lapangan.
    6.8.3 Perubahan-perubahan yang terjadi pada saat pelaksanaan pekerjaan struktur atas dilaporkan sesuai dengan kondisi lapangan
    6.8.4 Laporan progres pekerjaan struktur atas dibuat sesuai dengan data pelaksanaan di lapangan
  7. F.410140.024.01 - Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Struktur Atas Beton Bertulang Bangunan Gedung

    7.1.1 Jadwal koordinasi dengan pihak terkait disusun sesuai dengan kebutuhan.
    7.1.2 Bahan rapat koordinasi dengan pihak terkait disiapkan sesuai dengan materi koordinasi.
    7.1.3 Koordinasi dengan pihak terkait dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.
    7.2.1 Gambar pelaksanaan (shop drawing) struktur atas diidentifikasi sesuai dengan jenis pekerjaan.
    7.2.2 Gambar pelaksanaan (shop drawing) struktur atas diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak.
    7.2.3 Rekomendasi izin pelaksanaan pekerjaan struktur atas dibuat sesuai dengan ketentuan.
    7.3.1 Metode pelaksanaan pekerjaan struktur atas bangunan gedung diidentifikasi sesuai dengan jenis pekerjaan
    7.3.2 Metode pelaksanaan pekerjaan struktur atas dianalisis sesuai dengan kondisi lapangan.
    7.3.3 Metode pelaksanaan pekerjaan struktur atas diperiksa sesuai dengan kondisi lapangan
    7.4.1 Gambar pelaksanaan tie beam diperiksa kesesuaiannya dengan dokumen kontrak.
    7.4.2 Peralatan dan personel diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan.
    7.4.3 Material yang digunakan untuk tie beam diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    7.4.4 Pekerjaan bekisting tie beam diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    7.4.5 Penulangan tie beam diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    7.4.6 Pekerjaan pengecoran tie beam diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja
    7.4.7 Hasil pekerjaan tie beam diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    7.5.1 Gambar pelaksanaan kolom diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak.
    7.5.2 Peralatan dan personel diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan
    7.5.3 Material yang digunakan untuk kolom diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis
    7.5.4 Pekerjaan kolom beton bertulang diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    7.5.5 Hasil pekerjaan kolom beton bertulang diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    7.6.1 Gambar pelaksanaan dinding geser diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak.
    7.6.2 Peralatan dan personel diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan.
    7.6.3 Material yang digunakan untuk dinding geser diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    7.6.4 Pekerjaan bekisting dinding geser diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    7.6.5 Penulangan dinding geser diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    7.6.6 Pekerjaan pengecoran dinding geser diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    7.6.7 Hasil pekerjaan dinding geser diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    7.7.1 Gambar pelaksanaan balok diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak.
    7.7.2 Peralatan dan personel diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan.
    7.7.3 Material yang digunakan untuk balok diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    7.7.4 Pekerjaan balok beton bertulang diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    7.7.5 Hasil pekerjaan balok beton bertulang diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    7.8.1 Gambar pelaksanaan pelat lantai diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak
    7.8.2 Peralatan dan personel diperiksa kesiapannya sesuai dengan kebutuhan.
    7.8.3 Material yang digunakan untuk pelat lantai diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    7.8.4 Pekerjaan bekisting pelat lantai diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    7.8.5 Penulangan pelat lantai diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    7.8.6 Pekerjaan pengecoran pelat lantai diawasi pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    7.8.7 Hasil pekerjaan pelat lantai diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
    7.9.1 Data untuk membuat dokumen rekaman pelaksanaan disiapkan sesuai dengan kebutuhan.
    7.9.2 Proses pelaksanaan pekerjaan struktur atas didokumentasikan sesuai dengan kondisi lapangan pada saat proses konstruksi.
    7.9.3 Dokumen rekaman pelaksanaan pekerjaan struktur atas dibuat sesuai dengan pelaksanaan di lapangan.
    7.10.1 Data untuk membuat laporan kemajuan/progres pekerjaan struktur atas disiapkan sesuai dengan kebutuhan
    7.10.2 Laporan harian, laporan mingguan, dan laporan bulanan dibuat sesuai dengan pelaksanaan di lapangan
    7.10.3 Perubahan-perubahan yang terjadi pada saat pelaksanaan pekerjaan struktur atas dilaporkan sesuai dengan kondisi lapangan.
    7.10.4 Laporan progres pekerjaan struktur atas dibuat sesuai dengan data pelaksanaan di lapangan.
  8. M.71FSL01.001.2 - Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

    8.1.1 Lingkup pekerjaan K3 diidentifikasi berdasarkan dokumen kontrak.
    8.1.2 Peraturan dan dokumen K3 yang akan digunakan diperiksa sesuai dengan lingkup pekerjaan.
    8.1.3 Daftar/checklist peraturan dan dokumen K3 dibuat sesuai dengan hasil pemeriksaan.
    8.2.1 Potensi bahaya dan risiko kecelakaan kerja diidentifikasi berdasarkan lingkup pekerjaan
    8.2.2 Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan Alat Pengaman Kerja (APK) dilakukan sesuai dengan ketentuan
    8.2.3 Prosedur pencegahan dan penanganan terhadap bahaya dan risiko kecelakaan kerja serta keadaan darurat diterapkan pada pelaksanaan pekerjaan.
    8.3.1 Pelaksanaan K3 di lingkungan kerja diperiksa sesuai dengan peraturan.
    8.3.2 Hasil pelaksanaan K3 dibandingkan dengan peraturan dan dokumen yang berlaku.
    8.3.3 Hambatan dan permasalahan dalam pelaksanaan K3 diuraikan sesuai dengan hasil pemeriksaan di lapangan
    8.3.4 Kesimpulan hasil evaluasi dibuat sesuai dengan uraian hambatan dan permasalahan.
  9. F.410140.011.01 - Melakukan Pekerjaan Persiapan Pelaksanaan Struktur Bangunan Gedung

    9.1.1 Jadwal koordinasi dengan pihak terkait disusun sesuai dengan kebutuhan.
    9.1.2 Bahan rapat koordinasi dengan pihak terkait disiapkan sesuai dengan materi koordinasi.
    9.1.3 Koordinasi dengan pihak terkait dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.
    9.2.1 Gambar rencana diidentifikasi kesesuaiannya dengan kondisi lapangan.
    9.2.2 Gambar pelaksanaan dikendalikan pembuatannya sesuai dengan gambar rencana dan kondisi lapangan.
    9.2.3 Gambar pelaksanaan diperiksa kesesuaiannya dengan dokumen kontrak.
    9.3.1 Gambar rencana diperiksa kesesuaiannya dengan kondisi lapangan.
    9.3.2 Review design dibuat sesuai dengan kondisi lapangan.
    9.3.3 Gambar review design dikendalikan pembuatannya sesuai dengan kondisi lapangan
    9.3.4 Perubahan kuantitas dan jenis pekerjaan diusulkan sesuai dengan kebutuhan
    9.4.1 Jadwal rencana kerja pelaksanaan dikoordinasikan dengan ahli lain sesuai dengan kondisi lapangan.
    9.4.2 Tenaga kerja dan peralatan dikoordinasikan persiapannya di lokasi pekerjaan
    9.4.3 Gambar pelaksanaan titik referensi dan garis sempadan bangunan gedung disiapkan sesuai dengan kebutuhan pengukuran
    9.4.4 Posisi dan level setiap bagian bangunan gedung dikoordinasikan penentuannya sesuai dengan gambar pelaksanaan
    9.4.5 Pemasangan patok referensi dengan acuan titik bench mark dan garis sempadan bangunan gedung dikoordinasikan pelaksanaannya sesuai dengan gambar kerja.
    9.5.1 Data untuk membuat laporan disiapkan sesuai kebutuhan
    9.5.2 Hasil pekerjaan rekayasa lapangan (field engineering) disusun sesuai dengan kondisi lapangan
    9.5.3 Hasil pekerjaan penentuan tata letak bangunan disusun sesuai dengan pelaksanaan di lapangan.
    9.5.4 Gambar pelaksanaan (shop drawing) yang sudah dibuat disusun di dalam laporan.
    9.5.5 Laporan pekerjaan persiapan disusun sesuai dengan format yang telah ditentukan.
  10. F.410140.021.01 - Mengawasi Pelaksanaan Pekerjaan Persiapan Struktur Bangunan Gedung

    10.1.1 Jadwal koordinasi dengan pihak terkait disusun sesuai dengan kebutuhan.
    10.1.2 Bahan rapat koordinasi dengan pihak terkait disiapkan sesuai dengan materi koordinasi.
    10.1.3 Koordinasi dengan pihak terkait dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.
    10.2.1 Gambar rencana pelaksanaan diidentifikasi sesuai dengan jenis pekerjaan.
    10.2.2 Gambar rencana pelaksanaan pekerjaan struktur diperiksa sesuai dengan dokumen kontrak.
    10.2.3 Rekomendasi izin pelaksanaan pekerjaan struktur dibuat sesuai dengan ketentuan.
    10.3.1 Metode pelaksanaan pekerjaan struktur bangunan gedung diidentifikasi sesuai dengan jenis pekerjaan.
    10.3.2 Metode pelaksanaan pekerjaan struktur bangunan gedung dianalisis sesuai dengan jenis pekerjaan
    10.3.3 Metode pelaksanaan pekerjaan struktur bangunan gedung diperiksa sesuai dengan jenis pekerjaan.
    10.4.1 Daftar simak material untuk setiap jenis pekerjaan struktur dibuat sesuai dengan kebutuhan.
    10.4.2 Peralatan pengujian material diperiksa kondisi dan kelengkapannya.
    10.4.3 Kualitas material yang digunakan diperiksa sesuai spesifikasi.
    10.4.4 Metode pengujian kualitas material diawasi sesuai dengan standar.
    10.4.5 Hasil pengujian kualitas material diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi.
    10.5.1 Peralatan yang digunakan untuk pelaksanaan staking out struktur bangunan gedung diperiksa ketelitiannya sesuai dengan standar.
    10.5.2 Pekerjaan penentuan as bangunan diawasi sesuai dengan standar.
    10.5.3 Posisi titik titik utama bangunan gedung diperiksa sesuai dengan gambar pelaksanaan.
    10.6.1 Data untuk membuat laporan disiapkan sesuai kebutuhan
    10.6.2 Hasil pemeriksaan metode pelaksanaan disusun sesuai dengan kondisi lapangan
    10.6.3 Hasil pemeriksaan rencana pelaksanaan dan gambar kerja (shop drawing) disusun sesuai dengan kebutuhan.
    10.6.4 Hasil pemeriksaan contoh material yang akan digunakan pada pekerjaan struktur bangunan gedung dibuat sesuai dengan kondisi lapangan.
    10.6.5 Hasil pengawasan pekerjaan penentuan tata letak struktur bangunan gedung dibuat sesuai dengan kondisi lapangan
    10.6.6 Dokumen rekaman pelaksanaan pekerjaan persiapan dibuat sesuai dengan kondisi lapangan.
    10.6.7 Laporan hasil pengawasan pekerjaan persiapan struktur bangunan gedung dibuat sesuai dengan kondisi yang ada.